Diklatpim III Siap Digelar

Oleh : NUMESA 30 Januari 2013 Seputar Diklat   


SAMARINDA-Badan Pendidikan dan Pelatihan (Bandiklat) Kaltim pada 2013 siap menggelar beberapa kali Diklat kepemimpinan Tingkat III (Diklapim III) yang akan diikuti para eselon III, sementara kurikulum dalam diklat tersebut sesuai dengan Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) nomor 8 tahun 2011.
  
Kepala Bidang Penjenjangan Badan Diklat Kaltim Hj Isnaniah Rivani mengatakan, materi yang mengacu pada peraturan tersebut adalah mata diklat terdapat enam agenda, pertama adalah agenda integritas dan etika yang di dalamnya berisi materi kepemimpinan aparatur pemerintah dan sistem administrasi negara.

   
Agenda kedua adalah tentang manajemen strategis, materi di dalamnya adalah tentang pembentukan pola pikir aparatur dan telaahan staf paripurna.

   
Ketiga tentang kemampuan manajerial, yakni materi yang mengedepankan inovasi program tata kelola pemerintahan, tentang pengembangan standart operating procedure (SOP), tentang hukum adminstrasi negara, tentang teknik analisis manajemen, pengembangan pelayanan prima, dan tentang koordinasi serta hubungan kerja.

    
Keempat adalah agenda pemberdayaan, yakni yang mengupas tentang teknik pemberdayaan sumber daya manusia, manajemen keuangan negara, manajemen materiil, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pelaksanaan tugas, dan manajemen stres.

   
Kelima adalah aktualisasi, yakni kegiatan berupa studi lapangan selama lima hari dan mengenai rencana aksi perseorangan.

   
Sementara agenda keenam adalah mengenai pengarahan program, dinamika kelompok, muatan teknis subtansi lembaga, dan penjelasan hasil studi lapangan.

   
Menurut Isnaniah, Diklatpim III dimaksudkan untuk mencapai persyaratan kompetensi kepemimpinan aparatur pemerintah yang sesuai dengan jabatan struktural eselon III.

   
Diklat tersebut juga dimaksudkan agar peserta memiliki kesamaan pola pikir yang dinamis dan bernalar, memiliki wawasan pengetahuan yang komprehensif dan semangat pengabdian yang berorientasi kepada pelayanan prima dan pengembangan partisipasi masyarakat.

   
Peserta juga diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan tentang good governance dan pelayanan prima, mempunyai pengetahuan tentang pemberdayaan SDM dan pengambilan keputusan secara tepat.

   
Peserta juga diharapkan mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman, dan pemberdayaan masyarakat. (gan).